Tuesday, July 26, 2011

Kapal Pesiar di Perut Mal


Kapal Pesiar di Perut Mal
immigrantMENIKMATI suasana berlayar tanpa perlu berada di dalam kapal, itu bukan isapan jempol. Mau bukti? Silakan datang langsung ke lantai 6 Plaza Indonesia, Jakarta. Di sini, ada sebuah lounge bar bernuansa kapal laut. Namanya Immigrant. Sesuai dengan namanya, Immigrant akan membawa para pengunjung “berlayar” ke suasana kedatangan para imigran di Pelabuhan New York pada era 1920-an. Begitu masuk, Anda akan disambut pintu dan teras berlantai kayu yang biasa ditemui di kapal. Kesan sebuah kapal memang kental menghias ornamen Immigrant. Beragam atribut kapal ada di situ. Ada meja perlengkapan makan yang didesain layaknya peti kemas, roda kemudi yang menghiasi dinding, dan kipas besar yang menggantung di plafon. Ornamen yang sebagian besar terbuat dari bahan metal, kayu, dan batubata itu berhasil menjadikan lounge ini sebagai tempat bersantai nan nyaman, jauh dari hiruk pikuknya kota. Dekorasi di teras luar ruangan juga tak kalah menarik. Lukisan-lukisan abstrak minimalis, serta suasana Jalan Thamrin dari ketinggian, semakin membuat pengunjungnya serasa berada di sebuah kapal. Anda tinggal pilih, mau nongkrong di bar, duduk santai di sofa, atau menikmati angin Jakarta dari teras bar. Semuanya sama asyiknya. Musik eklektik pun menambah suasana nongkrong semakin santai. Tentu, acara kongko-kongko Anda bersama kolega atau keluarga kurang lengkap tanpa hidangan makanan dan minuman. Di Immigrant Anda bisa menikmati beragam koktail yang menjadi menu andalannya. Berlimpah koktail Salah satu yang menjadi favorit di Immigrant adalah lucini sky. Di bar lain, menu ini sering disebut lychee martini. “Bedanya, di sini disajikan bersama daun serai,” ujar Shinta Layanti, Staf Humas Immigrant. Ada pula Immigrant classic, koktail rasa melon dengan sensasi nanas segar yang dijual Rp 88.000. Lalu ada starburts, campuran vodka, jus semangka, dan jus cranberry yang dipadukan dengan lemon. Segelas starburst dijual seharga Rp 94.000. Selain itu, ada juga, kok, aneka minuman nonalkohol seperti moktail yang dijual Rp 52.000. “Menikmati moktail setelah berbelanja di plaza segar sekali,” kata salah satu pengunjung, Martina Harianda. Namun, yang menjadi primadona adalah apple mojito, yang memadukan jus apel, lemon, dan daun mint. Ada lagi young shirley temple yang mencampur lemon dengan grenadine. Kalau lapar, ada pula aneka makanan. Seperti, salad dan appetizer seharga Rp 52.000-Rp 82.000. Atau, aneka pizza yang harganya Rp 56.000-Rp 60.000. Menu iga sapi pun ada, seharga Rp 218.000 per porsi. Immigrant buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 01.00 WIB. Namun, di akhir pekan, Immigrant bisa buka hingga pukul 03.00 WIB.



Sedikit Penampakan ga...

Monday, July 25, 2011

LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA

The Allianz Team - Kuningan

Video Jacking Tower Crane

video

Green Bay - Pluit







MTOT Trans Studio Bandung






Trans Studio Bandung

Abud Budi

Numpang Nampang :-)) Jilid 2




HaryaCoker/..../..../.../Roni/Mas Bro


Irawan PW


Cah Klaten (?)
http://facebook.com/jaka.margi.arta





Harcok


Parmin Kumis in action.


Tupay Dicaprio (Budihartono)

Wednesday, July 20, 2011

Numpang Nampang :-))

Manchester Jack (Firmansyah)     


 
                             Mr.Irwandi Sofyan                                       
  

  Parmin Kumis  

Mang Uing Tea (tatank_tbp@yahoo.co.id)

Harya Coker (harya_tbp@yahoo.co.id)     

 
 
-  Mas Bro Umb /
   Adhari Umbara (kanan)
- Adjie M (kiri)

Ys Soeryaman (xasep007@yahoo.com)  Hardiyanto (hardiyanto10@yahoo.com)


    Mr.suharyanto (haryanto_tbp@yahoo.com)           Eko Susanto (ekos63092yahoo.co.id)

Noeh Muhammad  (mnoeh72@yahoo.com)
  
 Wahyu Di


 Awaludin Jamil


Kusno Duaji (kiri)

 
Sugeng (kiri depan)



 Indra Sakti

Aris Wibowo

 Oki KB

 Abdul Bassit

Ayadih (ayay)
 Budi Santoso (kiri)

 Kadi Paridin



 Anton Prabowo




Sudiarso (Tengah)

Cecep Abdul Muthalib